Penjual Telor

Pembeli: "Mas, telornya berapa sekilo?"

Penjual: "Telor ayam atau telor bebek?"

Pembeli: "Telor ayam."

Penjual: "Telor ayam biasa atau ayam kampung?"

Pembeli: "Ayam biasa."

Penjual: "Yang lokal atau yang import?"

Pembeli: "Yang lokal aja."

Penjual: "Yang lokalnya mau yang dari Jakarta , Bogor atau Depok?"

Pembeli: "Yang Jakarta deh..." (Sambil terlihat kesal).

Penjual: " Mau yang Jakarta Pusat, Barat, Timur, Utara, atau Selatan?"

Pembeli: "Mas ini jual telor atau mau jalan-jalan? "

Penjual:
"Maaf Bu, saya penjual mie ayam di sebelah! Kebetulan yang jual
telor lagi ke belakang. Saya disuruh ngobrol dulu sama pembeli sampe dia
dateng."

sorry, just entrepreuner joke...
jangan dipraktekan ...bisa ngeselin pembeli.... Hehehe

Antonim kata !!

Kelas yang tadi ribut-ribut tanpa guru, kini menjadi sunyi.

Guru Bahasa Indonesia yang paling ditakuti dan disegani oleh semua murid telah masuk ke dalam kelas. Wajahnya garang seperti harimau kelaparan.

Murid-murid : Selamat pagi, Bu Guru!
Bu Guru (dengan suara melengking) : Mengapa bilang selamat pagi saja?
Kalau begitu siang, sore dan malam kalian mendoakan saya tidak selamat ya?

Murid-murid : Selamat pagi, siang dan sore Bu Guru.....
Bu guru : Kenapa panjang sekali? Tidak pernah orang mengucapkan selamat seperti itu ! Katakan saja selamat sejahtera, bukankah lebih bagus didengar dan penuh makna?
Lagipula ucapan ini meliputi semua masa dan keadaan.

Murid-murid : Selamat sejahtera Bu Guru!

Bu guru : Sama-sama, duduk! Dengar sini baik-baik.
Hari ini Bu Guru mau menguji kalian semua tentang perlawanan kata atau antonim kata. Kalau Bu Guru sebutkan perkataannya, kamu semua harus cepat menjawabnya dengan lawan katanya, mengertii....?

Murid-murid : Mengerti Bu Guru...

Guru : Pandai!
Murid-murid : Bodoh!
Guru : Tinggi!
Murid-murid : Rendah!
Guru : Jauh!
Murid-murid : Dekat!
Guru : Berjaya!
Murid-murid : Menang!

Bu Guru terhenti karena jawaban muridnya salah.

Guru : Salah itu...!
Murid-murid : Betul ini!
Guru (geram) : Bodoh!
Murid-murid : Pandai!
Guru : Bukan!
Murid-murid : Ya!
Guru (mulai pusing) : Oh Tuhan!
Murid-murid : Oh Hamba!
Guru : Dengar, ini....
Murid-murid : Dengar, itu...
Guru : Diaaaaaam..........!!!!!
Murid-murid : Ribuuuuut........!!!!!
Guru : Itu bukan pertanyaan, bodoh!!!
Murid-murid : Ini adalah jawaban, pandai!!!
Guru : Mati aku!
Murid-murid : Hidup kami!
Guru : Saya rotan baru tau rasa!!
Murid-murid : Kita akar lama tak tau rasa!!
Guru : Malas aku ngajar kalian!
Murid-murid : Rajin kami belajar bu guru...
Guru : Kalian gila semua !!!
Murid-murid : Kami waras sebagian !!!
Guru : Cukup! Cukuuuuuup !
Murid-murid : Kurang! Kuraaaaaang !
Guru : Sudah ! Sudaaaaaaaahhh......!
Murid-murid : Belum! Beluuuuuuumm.....!
Guru : Mengapa kamu semua bodoh sekali?
Murid-murid : Sebab saya seorang pandai!
Guru : Oh! Melawan, ya ??!!
Murid-murid : Oh! Mengalah, tidak ??!!
Guru : Kurang ajar!
Murid-murid : Cukup ajar!
Guru : Habis aku !
Murid-murid : Kekal kamu !

Guru (putus asa) : O.K. Pelajaran sudah habis!
Murid-murid : K.O. Pelajaran belum mulai!

Guru : Sudah, bodoh!
Murid-murid : Belum, pandai!
Guru : Berdiri!
Murid-murid : Duduk!
Guru : Bego kalian ini!
Murid-murid : Cerdik kami itu!
Guru : Rusak!
Murid-murid : Baik!
Guru : Kamu semua ditahan siang ini!!! ( dengan nada marah dan jengkel )
Murid-murid : Kami sebagian dilepaskan malam itu!!!

Naik Kuda Indian

Seorang wanita cantik dan seksi ketika sedang mengemudi di tengah gurun Texas mengalami mogok. Karena dia tidak tahu mesin, dia celingukan cari tebengan, lalu lewatlah seorang Indian di atas kudanya. Maka naiklah dia dan diantar ke kota terdekat.

Saat berkendara, tidak terjadi apa-apa, kecuali bahwa setiap beberapa menit, si Indian berteriak-teriak kegirangan dengan keras "Yihaaaaaaaaa..!!!", hingga gaungnya memenuhi seluruh lembah.
Saat tiba di kota, diturunkanlah wanita tadi di sebuah bengkel, kemudian si Indian pergi dengan teriak kegirangan terakhir "Yihaaaaaaaaa..!!!"

"Mbak, Indiannya diapain sampai kegirangan begitu..?" tanya petugas bengkel heran..

"Ah..engga ngapa-ngapain, saya cuman naik biasa di belakang, sambil berpegangan erat pada kepala sadelnya supaya engga jatuh.." kata si wanita itu.

"Mbak," kata si petugas bengkel..
"Orang Indian kalo naik kuda engga pake sadel.."

Minta Telur Ayam

Pak Brodin adalah seorang pengusaha yang cukup kaya dan terkenal di desanya. Saking kayanya pak Brodin berniat untuk menikah lagi dengan seorang kembang desa yang menjadi rebutan para pemuda di desa tersebut, Monahwati namanya. Setelah mendapat restu dari istri pertamanya,jadilah pak Brodin menikah dengan Monahwati.

Seorang pemuda desa bernama Moekri yang menjadi 'saingan' berat pak Brodin amat iri dan cemburu setelah tahu pak Brodin jadi menikahi Monahwati. Si Moekri ini setiap hari selalu mencoba untuk mendekati Monahwati namun tidak pernah ada kesempatan.

Suatu hari, kesempatan emas itu berpihak padanya.Datanglah si Moekri ke peternakan pak Brodin,dilihatnya Monahwati sedang asyik memberikan makan ayam di dalam kandang yang luas dan lebar itu.

Berkata si Moekri ke pak Brodin :
"Pak Brodin, aku minta telor ayamnya satu, boleh ndak tak iye.?".
"Oooo..silahkan minta saja sama istriku bu Monahwati di dalam kandang itu..bilang disuruh aku."

Masuklah si Moekri ke dalam kandang dimana Monahwati berada, lalu berkata ia :
"Nah-Monah aku disuruh 'tidur' dengan kamu sama pak Brodin tuh..
kalau ndak percaya tanyakan sendiri sana dik."

Sambil berteriak si Monahwati bertanya sama pak Brodin :
"Pak...bener orang ini di-'beri'.?"
"Yaaa.terserah kamu.." kata pak Brodin balik berteriak.
Jadilah, kedua orang ini "berpacu" di dalam kandang.
Setelah keduanya selesai, si Moekri keluar sambil berkata sama pak Brodin :
"Pak, makasih yaa..." katanya.
"Oooo iya, sama-sama." kata pak Brodin.

Akhirnya pak Brodin masuk ke dalam kandang tersebut,lalu bergumam pak Brodin :
"Wah, orang ini gimana sich.
Makan telor koq putih-putihnya dibuang disini..."
sambil geleng-geleng kepala.

Lu Maunya Apa ??

Alkisah ada seorang kaya raya bernama Aldi sedang mengadakan pesta di rumahnya di kawasan Menteng. Kayanya orang ini nggak kira-kira, duitnya bejibun, belon rumahnya di Menteng ama di Pondok Indah, punya banyak simpanan cewek, abis itu dia juga punya helikopter ama pesawat terbang. Pokoknya semuanya deh. Orangnya rada nyentrik. Kolam renangnya diisi banyak buaya.

Lagi pada pesta di pinggir kolam, si doi berdiri di atas menara life guard supaya temen-temennya bisa ngeliat.

Terus dia suruh semuanya tenang dan berkata :

"Baiklah, orang pertama yang berani renang di kolam ini dari ujung ke ujung bakalan gue kasih semua duit gue.

"Semua pada diem. Si kaya ngeliat ke temen-tememnya dengan gemes lalu berkata

"OK, orang pertama yang berani renang di kolam ini dari ujung ke ujung, gue kasih semua duit gue plus rumah gue."

Tetap nggak ada juga yang bereaksi.

"OK, kalau gitu semua duit gue, rumah, mobil-mobil, pesawat terbang, semua milik gue, saham, surat berharga dan semua cewek gue, pokoke semua yang gue miliki.

" SPLASH!!! Ada yang terjun!

Buaya-buaya pada ngerubutin tapi dia berkelit aje kayak Tarzan. Berkelit ke sono-sini, berkelahi juge dengan buaya itu. Hingga Akhirnya nyampe juga di seberang.

Si Aldi turun dari life guard tower lalu berlari ke orang itu.

Aldi : "Gile lu! Hebat bener, gua nggak nyangka kalo ada yang berani ...melakukannya. Siapa nama Lu ?"

Nekad : Nama gua Robby !!

Aldi : "Gile Lu Rob! Asli hebat bener dah.. Gua bener-bener ga nyangka ada yang berani melakikannya.. Elu mau duitnya sekarang?"

Robby : "Nggak! gue nggak mau duit!"

Aldi : "Elu mau rumahnya sekarang?"

Robby : "Nggak! gue nggak mau rumahnya"

Aldi : "Elu mau mobil ama pesawatnya sekarang atau ntar?"

Robby : "Nggak! gue juga nggak mau pesawat"

Aldi : "Elu minta saham atau surat berharga?"

Robby : "Nggak! gue nggak mau"

Aldi : "Elu minta cewek gue?"

Robby : "Nggak gue juge nggak mau itu"

Aldi : "Habis, elu itu maunya apa?????"

Robby : "Gue mau tahu siapa bajingan yang dorong gue tadi!"

Enak Nyonya

Ada suami istri yang hubungannya kurang harmonis. Hal ini disebabkan karena sibuknya sang suami bekerja, sehingga istrinya merasa kesepian. Di rumah suami istri tersebut ada sopir dan pembantu rumah tangga. Karena sangat sibuknya suami, maka si istri sering meluangkan waktu sepinya dengan bepergian diantar oleh sang sopir, sebut saja namanya Hasan.

Nah, karena terlalu sering pergi berdua, akhirnya terjalinlah rasa cinta antara Hasan dan majikan perempuannya. Konyolnya, hal ini terjadi juga pada sang suami. Karena sering ditinggal oleh istrinya pergi, maka segala keperluan suami dipersiapkan oleh pembantu rumah tangganya sebut saja namanya Inem. Akhirnya terjalinlah perselingkuhan antara si suami dan si Inem.

Pada suatu hari, setelah si suami melampiaskan hasrat sexnya kepada si Inem,
bertanyalah si Inem dengan nada manja.....

"Pak....enak mana sih saya sama Nyonya...?"
"Wah...ya jelas enak kamu dong, Nem....."
"Ah...masak..." si Inem menjawab.

"Kok kata si Hasan enak Nyonya ya pak.....???"

Kratingdaeng dan Ketimun

Habis makan siang, sambil nunggu jam satu thit biasanya kami-kami pada ngerumpi di loby. Tapi siang ini agak lain, rupanya diantara kami ada yang mau nikah dan ada juga pengantin baru. Biasa lah disamping ledek meledek, juga saling tukar pengalaman. Terutama yang sudah senior dan banyak 'jam terbangnya'. Ario, si calon pengantin tiba-tiba nanya,

"Eh, ada nggak sih resep biar malam pertama seru dan bisa tahan lama ?"

Si Hadi yang sudah banyak jam terbangnya nyeletuk,"Ada dong, mau resep nih ?"
Si Tati, pengantin baru yang dari tadi malu-malu tiba-tiba nyambung
"Iya dong, mas hadi, boleh khan bagi pengalaman ?"
"Gini, tapi ini khusus buat laki-laki" kata Hadi.
"Dijamin resepku ini ces pleng dan bisa bikin istri merem melek and suami tahan sampe pagi.
Mau tahu ? ....
Cukup dengan Kratingdaeng dan satu buah Ketimun"

Tati dan Ario serta temen-temen lain serempak menyahut
"Ah masa, gimana caranya ???"

"Nah, belum ada yang tahu khan, dengerin,
Kratingdaeng diminum sebelum game dimulai."

"Ketimunnya??" tanya Tati

"Masukin ke...."

"Sialan" umpat yang lain